direktori hukum tajwid
Setiap pelajaran tersusun jelas.
Gunakan Urutan kurikulum untuk mengikuti tahapan dari pemula sampai lanjutan. Gunakan Jelajahi semua pelajaran jika sudah mengetahui hukum yang dicari atau ingin membandingkan topik.
Dasar-dasar
Bangun pemahaman istilah bunyi dan dasar makhraj sebelum mempelajari kelompok hukum.
Apa itu tajwid?
التجويدTajwid adalah cara membaca Al-Qur’an secara teratur dengan pengucapan, makhraj, dan irama yang tepat.
Mengapa Tajwid Dipelajari
أهمية التجويدTajwid dipelajari untuk menjaga bunyi Al-Qur’an, meningkatkan ketepatan, dan mendukung pembacaan yang penuh hormat.
Huruf Arab
حروف الهجاءHuruf Arab adalah dasar membaca. Kenali bentuk, urutan, dan perbedaan bunyi dasarnya sebelum mempelajari kelompok hukum.
Dasar pengucapan Arab
الحركات والسكونBagian ini membahas bunyi dasar, vokal, dan pola penekanan yang membentuk kemampuan membaca Arab sebelum menerapkan hukum tajwid lanjutan.
Makharijul huruf
مخارج الحروفMakhraj adalah tempat keluar huruf, yakni tempat bunyi dibentuk dalam mulut atau tenggorokan.
Sifat al-huruf
صفات الحروفSifat adalah karakter bunyi huruf yang membedakan satu huruf dari lainnya dan menjelaskan perilaku bunyinya dalam konteks.
Huruf tebal dan tipis
التفخيم والترقيقTebal dan tipis adalah perbedaan dasar pengucapan Arab: beberapa huruf berbunyi penuh dan tebal, lainnya ringan dan terbuka.
Pengantar ghunnah
غنةGhunnah adalah bunyi dengung dalam konteks tajwid tertentu, dipelajari dengan mendengar, bukan menebak dari tulisan.
Nun sukun dan tanwin
Pelajari kelompok hukum utama nun sukun dan tanwin melalui syarat serta perbedaan bunyinya.
Nun sukun
النون الساكنةNun sukun adalah nun tanpa vokal, sebagai awal mempelajari hukum nun dan tanwin.
Tanwin
التنوينTanwin menambahkan bunyi n setelah vokal akhir saat bacaan disambung. Tanda vokal ganda mewakilinya; tanwin dipelajari bersama hukum nun sukun.
Izhar
الإظهارIzhar adalah bacaan jelas nun sukun atau tanwin sebelum salah satu enam huruf tenggorokan: ء ه ع ح غ خ.
Idgam
الإدغامIdgam adalah peleburan nun sukun atau tanwin ke kata berikutnya yang diawali salah satu dari enam huruf يَرْمَلُونَ. Pengecualian yang dikenal dipelajari tersendiri.
Idgam dengan ghunnah
إدغام مع غنةBentuk idgam ketika nun sukun atau tanwin dilebur ke huruf berikutnya dengan disertai dengung atau ghunnah.
Idgam tanpa ghunnah
إدغام بلا غنةPeleburan nun sukun atau tanwin tanpa sifat dengung ghunnah.
Iqlab
الإقلابIqlab mengubah nun sukun atau tanwin menjadi bunyi mim dengan ghunnah saat diikuti ba.
Ikhfa
الإخفاءIkhfa adalah penyamaran sebagian nun sukun atau tanwin dengan dengung sebelum salah satu dari lima belas huruf selain huruf izhar, idgam, dan iqlab.
Mim sukun
Pelajari tiga hukum mim sukun yang umum dalam urutan pengajaran biasa.
Mim sukun
الميم الساكنةMim sukun adalah mim tanpa vokal. Cara mempelajarinya mirip nun sukun, tetapi kelompok hukumnya tersendiri.
Ikhfa syafawi
الإخفاء الشفويIkhfa syafawi adalah penyamaran sebagian bunyi mim sukun dengan peralihan yang melibatkan bibir.
Idgam syafawi
الإدغام الشفويIdgam syafawi adalah hukum mim sukun yang dilebur ke bunyi berikutnya sesuai cara dalam kurikulum.
Izhar syafawi
الإظهار الشفويIzhar syafawi mempertahankan bunyi mim sukun yang jelas tanpa penyamaran atau peleburan, sebelum semua huruf selain ba dan mim.
Qalqalah
Kenali huruf serta syarat qalqalah dengan memperhatikan posisi dan pengucapan.
Huruf qalqalah
حروف القلقلةHuruf qalqalah adalah huruf yang dilepas dengan pantulan saat bersukun.
Qalqalah saat huruf bersukun
القَلْقَلَةُ في الحرف الساكنKenali huruf qalqalah saat bersukun, karena pelepasan bunyinya menghasilkan pantulan yang khas.
Qalqalah sugra
القلقلة الصغرىQalqalah sugra adalah pantulan lebih ringan pada huruf qalqalah bersukun asli di dalam kata saat bacaan berlanjut.
Qalqalah kubra
القلقلة الكبرىQalqalah kubra adalah pantulan lebih kuat pada huruf qalqalah di akhir kata ketika waqaf memberinya sukun sementara.
Mad
Pelajari kelompok mad secara bertahap dan cermat dari mad asli ke bentuk lanjutan.
Mad tabi‘i
المد الطبيعيMad tabi‘i ialah panjang asli dua harakat pada alif, wau, atau ya setelah harakat yang sesuai, tanpa hamzah atau sukun yang membentuk jenis mad lain.
Mad badal
مَدُّ البَدَلMad badal ialah panjang dua harakat ketika hamzah mendahului huruf mad dalam satu kata, umumnya sebagai pengganti hamzah kedua pada bentuk asal.
Mad lin
مَدُّ اللِّينMad lin ialah pemanjangan yang dibolehkan pada wau atau ya sukun setelah fathah, diikuti satu konsonan, dan pembaca berhenti pada kata itu.
Mad ‘aridh lis-sukun
مَدُّ العارِضِ للسُّكونMad ‘aridh lis-sukun adalah mad sementara ketika huruf mad asli diikuti satu huruf pada akhir kata dan waqaf membuat akhiran itu bersukun sementara.
Mad wajib muttasil
مَدٌّ واجِبٌ مُتَّصِلMad wajib muttasil ialah mad bersambung empat atau lima harakat saat hamzah mengikuti huruf mad dalam kata yang sama.
Mad jaiz munfasil
مَدٌّ جائِزٌ مُنْفَصِلMad jaiz munfasil ialah mad terpisah yang dibolehkan, saat suatu kata berakhir huruf mad dan kata berikutnya dimulai hamzah.
Mad lazim kalimi
مَدٌّ لازِمٌ كَلِميMad lazim kalimi ialah panjang wajib enam harakat saat huruf mad diikuti sukun tetap dalam kata yang sama.
Mad lazim harfi
مَدٌّ لازِمٌ حَرْفيMad lazim harfi ialah mad enam harakat pada pembuka surah tertentu, ketika nama huruf yang dibaca mengandung mad dan sukun tetap.
Hukum lam dan ra
Pahami hukum lam awal, lalu lanjutkan ke perlakuan ra yang bergantung pada konteks.
Lam pada Allah
لام اللهLam pada lafaz Allah dibaca tebal ketika mulai atau setelah fathah/dammah, dan tipis setelah kasrah saat bacaan disambung.
Lam syamsiyah
لام شمسيةLam syamsiyah adalah lam pada al- yang tidak diucapkan saat diikuti salah satu dari empat belas huruf syamsiyah; lam melebur ke huruf berikutnya.
Lam qamariyah
لام قمريةLam qamariyah adalah bacaan jelas lam pada al- sebelum salah satu dari empat belas huruf qamariyah.
Ra tebal dan tipis
تفخيم وترقيق الراءRa dapat dibaca tebal atau tipis. Harakat dan konteks di sekitarnya menentukan perlakuannya; pelajari rincian bersama guru yang kompeten.
Waqaf dan Ibtida
Pelajari dasar berhenti dan memulai kembali sebelum pengelompokan waqaf secara rinci.
Waqaf
الوقفWaqaf berarti menghentikan bacaan sebentar pada akhir kata, ungkapan, atau ayat dengan memperhatikan makna dan bunyi akhirnya.
Ibtida
الابتداءIbtida adalah memulai atau melanjutkan bacaan setelah berhenti, dengan memperhatikan bunyi, konteks, dan tradisi bacaan yang dipelajari.
Konsep utama waqaf
مَفاهيم الوَقْف الأساسيةWaqaf dinilai berdasarkan makna: sebagian menyelesaikan gagasan, sebagian dapat diterima, dan sebagian perlu dihindari karena memisahkan kata yang saling berkaitan.
Tanda waqaf dalam mushaf
علامات الوقف في المصحفTanda waqaf dalam mushaf membantu menentukan apakah berhenti, melanjutkan, atau memilih salah satunya.
Pengaruh Berhenti pada Pengucapan
أثر الوقف على النطقBerhenti mengubah pengucapan: huruf terakhir menjadi sukun, sebagian vokal akhir gugur, hamzah akhir atau tanwin diperlakukan sesuai bentuknya, dan sebagian panjang mad berubah.
Hamzah
Pelajari hamzah yang berkaitan dengan memulai dan menyambung bacaan melalui bimbingan ahli.
Hamzatulwasal
همزة الوصلHamzatulwasal adalah hamzah penghubung, ditandai alif dengan tanda waslah (ٱ) dalam tulisan Utsmani. Bunyinya diucapkan saat memulai atau setelah waqaf, dan gugur saat kata disambungkan dengan kata sebelumnya.
Hamzah qat‘
همزة القطعHamzah qat‘ adalah hamzah pemutus, ditulis pada penyangganya atau di garis, dan selalu diucapkan: di awal, tengah, atau akhir kata, saat memulai, menyambung, maupun berhenti.
Memulai dengan hamzah
الابتداء بالهمزةPelajaran ini membahas kata berawal hamzah saat memulai bacaan atau setelah berhenti, termasuk hamzah penghubung.
Topik bacaan umum
Gabungkan makhraj, ketepatan pengucapan, pembedaan huruf yang sering tertukar, dan pemahaman bacaan lanjutan.
Ghunnah
الغُنَّةGhunnah adalah sifat dengung pada nun dan mim yang diperkuat, serta pada kasus ketika dengung dipertahankan atau ditambahkan.
Tafkhim
التَّفْخيمTafkhim adalah pengucapan penuh dan tebal pada huruf tertentu, dengan bagian belakang lidah terangkat dan bunyi memenuhi mulut. Ketujuh huruf isti‘la dibaca demikian dalam semua keadaan harakat.
Tarqiq
التَّرْقِيقTarqiq adalah pengucapan tipis pada huruf yang tidak tebal dalam konteks tersebut. Kebanyakan huruf Arab bersifat tipis, sedangkan ra dan lam pada lafaz Allah memiliki ketentuan sesuai konteks.
Makhraj dan kejelasan
التَّحَقُّق والبيانMakhraj dan kejelasan adalah keterampilan memberi setiap huruf tempat keluar dan sifat yang benar agar bunyinya jelas serta berbeda.
Kesalahan pengucapan umum
أخطاء النطق الشائعةKesalahan pengucapan umum muncul dari bahasa dan kebiasaan, misalnya mengganti bunyi mirip, menghilangkan dengung, dan mempercepat bacaan panjang.
Huruf yang sering tertukar
الحُرُوفُ المُتَشابِهةBeberapa huruf Arab berbunyi berdekatan, misalnya pasangan tebal dan tipis. Pelajar perlu membedakannya berdasarkan makhraj dan sifat.